Setelah sekian lama membujang akhirnya Kang ali teman senampan dan seperjuangan saya mengakhiri masa lajangnya. Wanita pahlawan yang berasal dari Mojokerto itulah yang mengakhiri masa masa kesendirian Kang Ali, Seorang pemuda dari pelosok Bangilan itu.
Setelah mengingkrarkan janji suci bertepatan dengan gawe negeri ini yakni Pemilu legislatif, Kang Ali balik ke kampungnya memboyong istrinya diiring bak raja oleh family mempelai putri yang dengan penuh rasa haru melepas putri kesayangan mereka untuk bergelut kehidupan di bumi Bangilan.
Musik hadrah mengalun syahdu melantunkan pujia-pujian kepada Nabi tercinta. Masih begitu jelas dalam ingatan kemarin kang Ali ini masih tidur sebantal dengan kami di Pondok, makan senampan bareng, ngaji bareng, dan lain sebagainya.
Semoga Langgeng Kang Ali, bisa menjadi keluarga sakinah. Dan semoga konco-konco pondok juga cepat menyusul Amin.